SOSIALISASI DAN EDUKASI PENGURANGAN RISIKO BENCANA DESA YOSOWILANGUN KIDUL
- Jan 04, 2024
- OYONG FIRDIANSAH L.B
Peningkatan pengetahuan, kemampuan serta ketrampilan bagi masyarakat dalam penanggulangan bencana merupakan program prioritas BNPB dalam upaya meningkatkan kapasitas Penanggulangan Bencana di Indonesia. Terkait hal itu, Pemerintah Desa Yosowilangun Kidul bersama Destana Desa Yosowilangun Kidul memiliki program untuk meningkatkan pengetahuan serta pemahaman khususnya mengenai Pengurangan Risiko terhadap Bencana melalui kegiatan Sosialisasi.
Kegiatan Sosialisasi ini dilaksanakan di Pendopo Desa Yosowilangun Kidul tanggal 04 Januari 2024. Acara sosialisasi tersebut di ikuti oleh siswa dan siswi serta tenaga pendidik Madrasah Islamiyah Desa Yosowilangun Kidul. Kegiatan ini bertujuan untuk meningkatkan kemampuan tanggap darurat bencana di Satuan Pendidikan dalam menanggulangi dan mengurangi resiko bencana, sehingga mampu memberikan perlindungan dan keselamatan pada Peserta Didik dan Tenaga Pendidik. Acara tersebut dihadiri oleh Camat Yosowilangun Bapak Yudi Prasetyo Andi Putro S.STP, serta Kasubid Pencegahan dan Kesiapsiagaan BPBD Kabupaten Lumajang Ibu Amni Najmi SH,S.AP
Dalam sambutannya Camat Yosowilangun berharap agar peserta sosialisasi semakin mengedepankan perspektif kebencanaan dengan mengimplematansi ilmu yang sudah didapat, agar akibat-akibat buruk yang tidak dikehendaki sebagai dampak akibat terjadinya bencana dapat ditekan seminimal mungkin”, ujarnya.
Pada sosialisasi tersebut, Kepala Desa Yosowilangun Kidul Zainul Anwar melalui Sekretaris Desa Iklima Sulistiyo Rini menyampaikan bahwa perlu dukungan bersama untuk mengupayakan terwujudnya Desa yang tangguh sesuai dengan visi BNPB yaitu ”Ketangguhan Bangsa Menghadapi Bencana”.
Ketangguhan bangsa menghadapi bencana dapat diwujudkan melalui peningkatan daya antisipasi, daya pengurangan risiko, daya adaptasi dan daya lenting terhadap bencana. Peningkatan keempat daya tersebut dilakukan dengan identifikasi dan penilaian risiko bencana, pencegahan, mitigasi, kesiapsiagaan serta pemberdayaan masyarakat dalam penanggulangan bencana.
Kegiatan pada bidang pencegahan dan kesiapsiagaan merupakan satu kesatuan dalam mendukung upaya mewujudkan ketangguhan bangsa yaitu melalui penyusunan peta risiko bencana, penyusunan rencana penanggulangan bencana, sosialisasi pengurangan risiko bencana, penyusunan rencana kontijensi, pelaksanaan geladi dan pembentukan desa tangguh bencana.
Terkait dengan upaya pengurangan risiko bencana yang dilakukan, Kasubid Pencegahan dan Kesiapsiagaan Amni Najmi SH,S.AP juga menggaris bawahi prinsip dari pengurangan risiko yaitu bencana boleh terjadi, namun dampak dari bencana tersebut harus dapat diminimalisir. (oyongfir2510)