Musrenbangdes Yosowilangun Kidul 2026: Wujudkan Perencanaan Pembangunan Patisipatif
- Sep 04, 2025
- OYONG FIRDIANSAH L.B
Yosowilangun Kidul, Lumajang – Desa Yosowilangun Kidul menegaskan arah pembangunan 2026 melalui Musyawarah Perencanaan Pembangunan Desa (Musrenbangdes) yang menitikberatkan pada prioritas strategis yang berdampak langsung bagi warga.
"Forum ini menjadi momen kunci untuk menyelaraskan program desa dengan kebutuhan nyata masyarakat dan kebijakan pembangunan daerah maupun nasional," ujar Pj Kepala Desa Edi Sunaryo dalam Musrenbangdes, di Balai Desa Yosowilangun Kidul Kecamatan Yosowilangun, Kamis (4/9/2025).
Edi juga menyampaikan, bahwa rencana strategis desa tahun 2026 dirancang untuk memberikan manfaat nyata seperti, meningkatkan kualitas jalan lingkungan demi aksesibilitas yang lebih baik, memperkuat ketahanan pangan agar warga lebih mandiri, memberdayakan UMKM lokal sebagai motor ekonomi desa, menurunkan angka stunting melalui program gizi dan kesehatan, serta memperkuat Desa Tangguh Bencana (Destana) untuk kesiapsiagaan menghadapi risiko alam.
Setiap program strategis ini tidak hanya bersifat fisik atau administratif, tetapi juga menyasar pemberdayaan masyarakat dan ketahanan sosial-ekonomi. Misalnya, penguatan UMKM lokal tidak sekadar menambah penghasilan rumah tangga, tetapi juga mendorong kemandirian ekonomi desa, memperkuat jaringan pasar, dan menumbuhkan inovasi warga.
Forum ini dihadiri beragam pihak diantaranya, perangkat desa, BPD, LPM, pendamping P3MD, Babinsa, Babinkantibmas, kader PKK, Karang Taruna, tokoh agama, tokoh masyarakat, hingga perwakilan RT/RW. Kehadiran semua elemen menegaskan bahwa rencana strategis ini lahir dari kolaborasi dan aspirasi warga, bukan keputusan sepihak pemerintah desa.
Ketua BPD Agus Trimurti menegaskan, “Musrenbangdes adalah mekanisme demokratis yang memastikan setiap prioritas program mencerminkan kepentingan bersama. Ini bukan sekadar daftar kegiatan, tetapi fondasi pembangunan yang nyata dan terukur.”
Diskusi yang berlangsung dinamis menyoroti mekanisme pelaksanaan, alokasi anggaran, serta indikator keberhasilan setiap program. Hasil forum dituangkan dalam Berita Acara sebagai dasar resmi penyusunan RKPDes 2026, yang kemudian ditetapkan melalui Peraturan Desa, menjadikan setiap rencana transparan, akuntabel, dan terukur.
Dengan fokus pada strategi yang jelas, Desa Yosowilangun Kidul menargetkan pembangunan 2026 yang efektif, berkelanjutan, dan berdampak langsung bagi kesejahteraan masyarakat, sekaligus memperkuat kapasitas warga dalam menghadapi tantangan ekonomi, sosial, dan bencana.
Pj Kepala Desa menambahkan, bahwa rencana strategis ini memastikan pembangunan desa tidak hanya fisik, tetapi juga membangun manusia, ekonomi lokal, dan solidaritas sosial.