Belajar Mitigasi Bencana, Destana Yosowilangun Kidul ajak Kader dan Siswa MI Islamiyah Outing Class Kebencanaan ke Desa Sumberwuluh Candipuro

  • Dec 08, 2024
  • OYONG FIRDIANSAH L.B

KIM, Sebagai bagian dari upaya edukasi kebencanaan, Pemerintah Desa Yosowilangun Kidul melalui Destana Desa bersama siswa-siswi MI Islamiyah melaksanakan kegiatan outing class kebencanaan yang berlokasi di Desa Sumberwuluh Kecamatan Candipuro, Kabupaten Lumajang, pada Minggu 8 Desember 2024.

Kegiatan ini bertujuan untuk memberikan pengalaman nyata kepada siswa tentang pentingnya mitigasi bencana, terutama di daerah yang rawan bencana alam seperti di Kecamatan Candipuro dan sekitarnya Lumajang.

Rangkaian kegiatan diawali di Museum Kebencanaan Desa Sumberwuluh, yang dikenal sebagai salah satu wilayah terdampak erupsi Gunung Semeru. Para siswa mendapat edukasi langsung dari perangkat desa dan relawan setempat mengenai sejarah bencana di kawasan tersebut, langkah-langkah evakuasi, dan pentingnya kesiapsiagaan. Selain itu, mereka juga mengunjungi lokasi-lokasi yang terdampak dan tempat pengungsian untuk memahami sistem penanggulangan bencana.

Selanjutnya, rombongan melanjutkan perjalanan ke Dusun Poncosumo, yang telah diakui sebagai desa tangguh bencana. Di sini, para siswa mengikuti serangkaian kegiatan menarik, termasuk simulasi evakuasi, pelatihan penggunaan alat kebencanaan seperti sirine peringatan dini, dan sesi interaktif bersama relawan desa.

Pj.Kepala Desa Yosowilangun Kidul Budi Hariyono, S.AP, menyatakan bahwa outing class ini bertujuan untuk memperluas wawasan tentang cara menghadapi bencana. Seluruh elemen masyarakat mulai dari anak-anak hingga dewasa harus paham tentang risiko dan bagaimana cara melindungi diri. Program ini memberi mereka pengalaman langsung yang tidak bisa mereka dapatkan hanya dari pembelajaran di kelas,” ungkapnya.

Salah satu pengajar MI Islamiyah Yosowilangun Kidul Afid,S.Pdi  , menyambut baik kegiatan ini. “Kami bangga menjadi bagian dari upaya edukasi kebencanaan untuk generasi muda. Harapannya, anak-anak ini tumbuh menjadi individu yang siap dan tanggap terhadap situasi darurat,” ujarnya.

Kegiatan ini ditutup dengan refleksi bersama, di mana para siswa berbagi pengalaman dan pelajaran yang mereka dapatkan selama kunjungan. Mereka juga diajak untuk membuat rencana sederhana tentang langkah-langkah kesiapsiagaan di lingkungan rumah masing-masing.

Melalui outing class kebencanaan ini, diharapkan siswa MI Islamiyah tidak hanya memperoleh ilmu yang bermanfaat, tetapi juga mampu menjadi agen perubahan yang dapat menyebarkan pentingnya mitigasi bencana kepada keluarga dan masyarakat sekitar.